You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
20 Persen Lahan ex Teater Jotet Disiapkan Jadi Embung
photo Istimewa - Beritajakarta.id

20 Persen Lahan Bekas Teater Jotet Disiapkan Jadi Embung

Suku Dinas Pertanaman dan Kehutanan (Tamhut) Jakarta Pusat akan memanfaatkan 20 persen dari total 982 meter persegi luas lahan bekas Gedung Teater Jotet  di Jalan Kramat Jaya Baru IV, RT 15/10, Kelurahan Johar Baru, sebagai area ruang terbuka biru (RTB) dengan membangun embung.

"Jika semua prosesnya lancar, pembangunan butuh waktu sekitar dua bulan," 

Kepala Suku Dinas Tamhut Jakarta Pusat, Mila Ananda mengatakan, embung yang akan dibangun jajaran Sudin Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Pusat ini  menjadi bagian dari penataan kawasan di lahan milik Pemprov DKI ini.

"Suku Dinas SDA Jakarta Pusat berencana membangun embung berbentuk oval di bagian tengah lahan tersebut.  Kami selalu penanggungjawab dan pengelola RTH, sangat menyambut baik rencana ini," ucap Mila, Selasa (13/8)..

Bekas Gedung Teater Jotet Bakal Disulap Jadi RTH

Selain menjadi tangkapan air, jelas Mila, embung yang dibangun itu juga difungsikan sebagai pengendali banjir untuk mengatasi genangan di kawasan jalan sekitar lokasi lahan.

"Pembangunan embung akan menghitung kebutuhan kedalaman agar fungsi pengendali banjir bisa maksimal," tukasnya.

Dibeberkan Mila, lahan itu juga akan dibangun jogging track mengelilingi RTB hingga ke sudut area RTH. Lalu di bagian timur laut dan barat laut akan dibangun lapangan olahraga multi fungsi serta pendopo.

Pendopo direncanakan bisa menjadi tempat salat serta lokasi pelaksanaan posyandu. Sedangkan lapangan olahraga akan dialokaiskan untuk kegiatan futsal dan badminton.

"Sarana olahraga rencananya dibangun dengan konsep indoor agar bisa dimanfaatkan menjadi balai pertemuan warga dan kegiatan sosial lainnya,"beber Mila.

Selanjutnya, di area selatan direncanakan menjadi lahan pengembangan urban farming. Untuk merealisasikan ini, jelas Mila, pihaknya akan menggandeng Suku Dinas KPKP Jakpus.

"Ini masih bentuk tertulis, kalau sudah bentuk 3D kita akan sosialisasikan ke masyarakat. Jika semua prosesnya lancar, pembangunan butuh waktu sekitar dua bulan," tegasnya.

Sementara, anggota FKDM Kecamatan Johar Baru, Rudi Gozal, mengapresiasi langkah jajaran Pemerintah Kota Jakarta Pusat mengalihfungsikan lahan aset Pemda itu menjadi fasilitas umum dan fasilitas sosial. Apalagi, di lahan itu akan difungsikan menjadi RTH dan pusat interaksi warga.

"Kami sangat menyambut baik pengalihfungsian lahan menjadi RTH. Ini yang dibutuhkan warga karena anak-anak selama ini tidak miliki tempar untuk bermain dan interaksi warga," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Jalan Sebidang Pasar Minggu Ditarget Rampung Awal 2027

    access_time16-07-2026 remove_red_eye2182 personFakhrizal Fakhri
  2. Mitigasi Cegah Kendaraan Angkutan Barang Tabrak JPO Diperkuat

    access_time17-07-2026 remove_red_eye1150 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Lahan Tidur di Malaka Jaya Dijadikan Urban Farming

    access_time20-07-2026 remove_red_eye1069 personNurito
  4. Reza dan Nadya Dinobatkan Sebagai Abnon Kepulauan Seribu

    access_time19-07-2026 remove_red_eye1066 personAnita Karyati
  5. Pemprov DKI Segera Tangani Kenaikan Harga Sayuran

    access_time17-07-2026 remove_red_eye1029 personFakhrizal Fakhri